Sabtu, 27 Oktober 2012

Our Vision and Mission

Visi:
Make you feel like you're the happiest and blessed man for having me as your soulmate.

Misi:
LOVE and HAVE FAITH in you, unconditionally
well communicated, no secret
dont steal your time, give you time to your hobbies, friends and family
show you the right way in your life
always have positive thought on you and understood your condition

Kamis, 25 Oktober 2012

a rocket to the moon - like we used to


I can feel her breath as she's sleepin' next to me,
Sharing pillows and cold feet.
She can feel my heart, fell asleep to it's beat,
Under blankets and warm sheets.

If only I could be in that bed again...
If only it were me instead of him...

Does he watch your favorite movies?
Does he hold you when you cry?
Does he let you tell him all your favorite parts when you've seen it a million times?
Does he sing to all your music while you dance to "Purple Rain? "
Does he do all these things, like I used to?

Fourteen months and seven days ago...
Oh, I know you know,
How we felt about that night.
Just your skin against the window...
Oh, we took it slow,
And we both know...
It should've been me inside that car.
It should've been me instead of him... in the dark.

Does he watch your favorite movies?
Does he hold you when you cry?
Does he let you tell him all your favorite parts when you've seen it a million times?
Does he sing to all your music while you dance to "Purple Rain? "
Does he do all these things, like I used to?

I know, love, (I'm a sucker for that feeling.)
Happens all the time, love, (I always end up feelin' cheated.)
You're on my mind, love, (or so that matter when I need it.)
It happens all the time- love, yeah.

Will he love you like I loved you?
Will he tell you everyday?
Will he make you feel like you're invincible with every word he'll say?
Can you promise me if this was right:
Don't throw it all away?
Can you do all these things?
Will you do all these things...
Like we used to?
Oh, like we used to...

Untitled

Buat cewe barumu yang baik hatinya dan indah wajahnya.
Dia yang manis sikapnya ke kamu. yang disukai keluargamu. yang rapi dan cantik. bukan yang kaosan dan trainingan sama pake sendal gunung, tapi yang pake setelan match dan keren. yang sikapnya idaman. gak pernah bikin kamu sedi. yang setiap kamu lihat dia mbikin kamu berfikir betapa perfectnya cewe ini dan beruntungnya kamu memilikinya. yang bangga kamu kenalin di depan teman-temanmu. yang setia dan gapunya masalah lagi sama masa lalunya.

Tapi apakah dia mencintaimu seperti aku melakukannya?
Apakah dia memberitahumu tiap hari?
Apakah dia menceritakan setiap masalahnya dan mempercayaimu sepenuhnya?
Apakah dia menganggapmu sebagai cowok paling hebat?
Apakah dia mendownload lagu-lagu dari band kesukaanmu?
Apakah dia ngirim belasan sms random saat kamu ngilang?
Apakah dia tertarik saat kamu ajak ngebayangin masa depan bersama tanpa bilang "yah itu masi lama"?
Apakah dia mbikin denah buat rumah bersama nanti?
Apakah dia membuatmu nyaman seperti saat bersamaku?
Apakah dia hampir selalu tidur duluan dari kamu?
Apakah dia menganggap bahwa kamu yang jadi cinta terakhirnya?
Apakah dia suka banget masakan nenekmu?
Apakah dia cerita ke temen-temennya betapa baiknya kamu dan beruntungnya dia memilikimu?
Apakah dia terlalu peka dg wajahmu dan seing nanyain "lo km bete ya"?

Like I Used To

Belajar dari roman picisan anak kelas 1

Tau gak sih mereka sekarang mulai berantem. yah bulannya sama kayak masa-masa kita berantem dulu, "bulan ke 7". Cewenya itu ya sering ninggal-ninggal cowoknya, ngambekan gitu kayak ga butuh. Tapi cowonya itu sayang bgt, pengertian bgt dan suka minta maaf ke cewenya.
 Tapi tau gak segi baiknya, ceweknya meski gitu tapi masi kelihatan kalo mikirin cowoknya, dan si cowok juga selalu positive thinking dan bertahan, meskipun tweet2nya alay dan labil khas anak kelas 1. Tapi dia itu kelihatan kuat merjuanginnya. atau...belum capek aja kali ya
Ya liat aja, apakah mereka bener-bener bia bertahan, atau ujung2nya sama kayak kita? Nobody knows

Rabu, 24 Oktober 2012

Mistake

"Seseorang bukan tidak menyadari tentang apa yang ia miliki. dia hanya tidak terpikir bahwa hal tersebut akan pergi/hilang"
Selingkuh memang dulu jauh dari kamusku dan aku kira itu gak akan pernah terjadi. bahkan berpisah denganmu itu diluar yang pernah aku bayangkan. Ya terlepas aku bener-bener selingkuh atau nggak dan seberapa besar kesalahanku di matamu, aku gak tau harus menjelaskan gimana lagi.
Yang menekan sekarang, sebagian orang-orang terdekatku yang berpersepsi aku itu pengkhianat apapun alasannya. Aku berusaha santai saat mereka bilang gitu. Tapi sedih banget rasanya pas menyadari kalo aku sejahat itu dimata mereka. Aku ngerasa bersalah banget sama masa laluku, perna nyakitin parah cowok sebaik kamu. Sapa sih yang bermaksut bikin kamu kayak gini? ga pernah mau malahan.
Ada gak seh yang bener-bener tau aku, masalahku, alasanku dan bisa ngebayangin gimana rasanya ada diposisiku? mungkin cuma 2 sahabatku aja. jadi jangan nge-judge kalo kamu belum pernah ngerasain yang aku alami.
"If you do same mistake twice, the second isn't mistake, it's a choice."

Meninggalkanku adalah tepat

Ya. pilihanmu buat meninggalkanku saat itu memang pilihan yang tepat. Aku inget gimana keterlaluannya aku pas itu. suka minta tolong berlebihan ke kamu, suka ngambek seenaknya. aku gak bermaksut ga ngehargain kamu, dan memang sikap moody, childish dan egoisku pas itu sudah kelewatan. Harusnya aku tau sesabar-sabarnya kamu tapi ya ga gitu juga. Aku cuma perlu diingetin, tolong. harusnya dulu aku peka sendiri, aku terlalu sibuk meributkan masalahku sendiri dan gak peka kalo kamu ada masalah sama aku. Aku sayang bgt sama kamu dan aku gak pernah kepikiran kamu bakal pergi. bodoh.
Dan ternyata kamu akhirnya pergi. Sudah capekkah kamu mencoba bertahan buat terus bersamaku? Ya memang gak baik, disaat kamu berusaha bertahan tapi yang dibelain mala seenaknya sendiri. makasih ya sudah mengingatkan. Aku memang baru mempan dengan gertakan keras. Disisi lain kamu juga menyadarkanku tentang banyak hal. tentang semakin ga seimbangnya hubungan kita kalo diterusin, juga semakin dekatnya dengan dosa, juga mungkin keluargamu makin ga suka sama aku dan aku makin gak bener sama cowok-cowok itu. Makasih buat penyadarannya.
Oke baiknya memang kamu pergi saat itu. Tapi mungkinkah kamu kembali? meski kamu pernah bilang "Terus berjuang terus berharap. gak ada yang gak mungkin" Apakah masi berlaku dalam hal ini? Membawamu kembali? em oke tapi sebelumnya aku akan memperbaiki diri agar aku kembali pantas untuk jadi yang kamu pertahankan.

15 Desember

Ya. Apakah tanggal itu masih berarti buat kamu meskipun sekarang kamu sudah sibuk dengan urusan lain? Memang ini sudah gak penting lagi setelah kita putus. Tapi maukah kamu menghabiskan sabtu malam itu bersamaku? Tidak untuk merayakan apa-apa, hanya sekedar bertemu dan berbicara. Tentang semua hal yang belum diselesaikan,tentang hati yang belum tuntas tertata, serta kenangan yang blm selesai dikemas. aku cuma ingin ada kamu bersamaku disaat aku akan mengakhiri semua yang belum selesai. memperbaiki kesalahanku ke kamu dan membuat segala sesuatunya baik termasuk juga perasaanku. menuntaskan mengemas kenangan, sehingga saat pulang, kita tinggal semua cerita dan perasaan kita disana dan semuanya berakhir. Selesai.